Contoh Pesan Menghubungi Dosen yang Baik dan Benar

Ingin tahu contoh pesan menghubungi dosen yang baik dan benar?

Memang, ada sebagian mahasiswa selama 4 tahun kuliah tidak pernah berkomunikasi melalui pesan dengan dosen.

Hingga, tiba waktunya ketika di semester akhir, keadaan mengharuskan kita untuk menghubungi dosen pembimbing. Ya, karena ingin bimbingan skripsi.

Yang mana kemudian, melahirkan kebingungan, bagaimana sih caranya, bagaimana isi pesan yang baik dan benar itu?

Baiklah, saya akan sedikit berbagi pengetahuan mengenai hal ini :

Bagian ini adalah bagian yang menarik untuk diketahui. Sebab, problematika chatting antara mahasiswa dengan dosen itu sering terjadi, dan sering meninggalkan jejak rasa pada psikis dosen, entah itu positif, jika sopan, atau negatif, jika tidak sopan.

Kenapa itu bisa terjadi?

Ya, karena mahasiswa itu sendiri, ada yang mendahulukan etika, ada juga yang menomersekiankan etika itu.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang patut untuk diperhatikan seorang mahasiswa, sebelum mengirim pesan kepada dosen. Apa aja itu? Silakan simak di bawah ini.

1. Perhatikan waktu

Pada bagian ini sederhana saja, namun begitu penting, karena jika kamu mengirim pesan di waktu yang salah, pesan yang kamu kirim bisa saja tidak di balas hingga kemudian terlewatkan.

Oleh karena itu, perhatikan kapan kamu mengirim pesan, usahakan bukan pada waktu istirahat atau waktu beribadah.

Pertanyaannya adalah, kapan waktu terbaiknya?

Waktu terbaiknya, berdasarkan pengakuan dosen, ada di pagi hari.

Jika saya tidak sempat, namun saya ingin mengirim pesan di siang hari, sore, atau bahkan malam hari, bagaimana?

Tidak masalah juga. Tentu sah-sah saja.

Namun, jika malam hari terpaksa harus menghubungi juga, hindari menghubungi di atas pukul 20:00

Karena di atas waktu itu adalah waktu istirahat semua orang, termasuk dosen.

Oleh karena itu, beberapa dosen menyarankan, misal pada kasus yang paling populer, yaitu jika mahasiswa hendak bimbingan skripsi, maka ujar beliau "hubungi saya sehari sebelumnya".

Tentu karena berbagai faktor, mungkin karena kesibukan beliau, sehingga jika dikonfirmasi terlebih dahulu, beliau dapat meluangkan waktu untuk membimbing skripsi kamu.

2. Isi Pesan

Sebagai mahasiswa tentu tidak bisa sembarangan pada bagian ini. Harus benar-benar mengonsep penggunaan bahasa teks pesan yang dikirim dengan baik dan benar.

Bagaimana contoh pesan yang baik dan benar itu? Contohnya seperti ini:

Assalamualaikum Pak Budi Nugraha, M.Kom. Maaf sebelumnya pak, saya Deni Kurniawan kelas A semester 8 Salah satu mahasiswa bimbingan Bapak.
Saya ingin bimbingan skripsi. Kapan ya pak, kiranya saya bisa menemui Bapak?
Maaf pak telah mengganggu. Terimah kasih.

Berdasarkan contoh di atas, ada tiga hal yang perlu kamu perhatikan. Yaitu, pendahuluan, isi, dan penutup.

1. Pendahuluan

Selalu awali dengan salam

Tentu kamu bisa mengganti ucapan salam dengan selera kamu, misalkan.
Assallamualaikum
Tentu kamu bisa menggantikan ucapan salam dengan selera kamu misalkan:
Selamat pagi, Pak/Bu
Lalu dilanjutkan dengan permintaan maaf, sebagai bentuk kerendahan hati kamu.

Kemudian perkenalkan diri. Sebab dosen menghadapi banyak mahasiswa setiap harinya, dan tidak menyimpan seluruh kontak mahasiswa. Jadi jangan lupa perkenalkan diri kamu, pada bagian pertama ini.

2. Isi

To the point. Jangan bertele-tele, muter-muter ngga jelas.

Tulislah keperluan kamu dengan singkat, jelas, dan sopan (usahakan langsung ke inti permasalahan).

Hindari menyingkat kata,seperti, askm, sy, kls,dmn, slh, smt, mnmui, kpn.

Usahakan pesan bersifat formal. Sehingga, tidak perlu menggunakan emoticon, tersenyum, tertawa apalagi sedih.

Kemudian isi pesan, tidak bersifat memerintah, menggurui, memaksa, atau cenderung langsung ngegas, seperti di bawah ini.

 Pak/Bu, dmn?

 Pak/Bu aku otw

 Pak/Bu, ktnya hr ini, sy sdh nunggu dr pg smpe siang, ibu dmn, sy mau konsul???

 Pak/Bu, dprodi kah, klo dprodi sy kprodi mau minta ttd?

Berdasarkan pengakuan dosen, jika kamu mengirim pesan seperti  di atas, itu sangat tidak berkenan di hati, yang berarti tidak sopan.

3. Penutup

Akhiri kembali dengan kata permohonan maaf. Barangkali kita mengirim pesan di waktu yang salah.

Dan akhiri dengan ucapan ‘terimakasih’ di ujung pesan (jika percakan dirasa usai).

Simpulan

Bagaimana cukup mudah bukan, contoh pesan menghubungi dosen yang baik dan benar.

Pada intinya kamu sudah memahami secara mendalam, poin-poin yang telah saya uraikan di atas. Sehingga, kamu dapat menyesuaikan dengan tujuan kamu, misalkan ingin mengkonfirmasi apakah hari ini, beliau masuk atau tidak, atau ingin menanyakan perihal yang lain, misal perihal tugas, dll.

Perlu ditegaskan, tidak hanya dengan dosen sebenarnya, dengan siapa saja kita harus memperhatikan tatakrama, baik itu dalam berprilaku, kesopanan langkah lidah di dunia nyata atau pun langkah jari di dunia maya seperti ini.

Terakhir.

Jangan lupa share artikel ini kepada teman-teman kamu, agar mereka juga tahu apa yang kamu tahu.

Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Pesan Menghubungi Dosen yang Baik dan Benar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Tempat Kumpulan Tutorial
tutorialden.site adalah tempat kumpulan tutorial
tutorialden.site

Universitas Matha'ul Anwar Jakarta
Kuliah Kelas Karyawan Jakarta
unmajakarta.ac.id

LDK Unma Jakarta
Lembaga Dakwah Kampus Unma Jakarta
www.pintaram.com/u/ldkraudhatuljannah

Ads by deni.my.id

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel